capyQR
← Semua artikel

PNG vs SVG vs PDF untuk QR code: mana yang dipakai kapan

Panduan keputusan 90 detik agar Anda berhenti ragu di tombol ekspor.

·5 menit baca

Versi 90 detiknya: gunakan SVG atau PDF untuk apa pun yang dicetak, PNG hanya untuk penggunaan di layar pada ukuran tetap. Inilah alasan itu jadi aturan, bukan sekadar preferensi.

Perbedaan intinya: vektor vs. raster

SVG dan PDF adalah format vektor — keduanya menyimpan QR code sebagai bentuk matematis, yang bisa diskalakan ke ukuran berapa pun dengan tepi tetap tajam sempurna. PNG adalah raster — grid piksel tetap. Perbesar PNG melebihi resolusi aslinya dan hasilnya buram atau berpiksel, yang persis menyebabkan kegagalan pindai pada poster atau banner besar.

Kapan memakai masing-masing

  1. SVG — untuk cetak atau pengeditan lanjutan. Vektor, bisa diskalakan tak terbatas, dan sebagian besar software desain (Illustrator, Figma, Canva) membukanya secara native untuk pengeditan lebih lanjut.
  2. PDF — untuk cetak, terutama lewat percetakan. Juga vektor, dan ini format yang paling banyak diharapkan vendor cetak secara default untuk produksi.
  3. PNG — hanya untuk penggunaan layar ukuran tetap. Situs web, tanda tangan email, unggahan media sosial — di mana pun kode akan tampil pada satu ukuran tetap yang diketahui dan tidak akan diubah ukurannya.

Apa yang salah jika Anda memilih format yang salah

Buat punyamu di editor → capyqr.com

Bagaimana Capy QR menanganinya

Setiap kode Capy QR diekspor sebagai PNG, SVG, atau PDF gratis, tanpa watermark — pilih SVG atau PDF kapan pun kodenya akan dicetak. Lihat generator QR code PDF terbaik untuk lebih lanjut tentang ekspor vektor secara khusus.

Kode siap-vektor

Ini Capy QR yang diekspor sebagai vektor bersih — jenis yang tetap tajam pada ukuran cetak berapa pun:

QR code preset Mono — kontras maksimal, diekspor sebagai vektor SVG atau PDF sesungguhnya.

Pertanyaan umum

Sebaiknya QR code saya diekspor sebagai PNG, SVG, atau PDF?
SVG atau PDF untuk apa pun yang dicetak — keduanya vektor dan bisa diperbesar ke ukuran berapa pun tanpa kehilangan kualitas. PNG hanya cocok untuk penggunaan di layar (situs web, email, unggahan media sosial) pada ukuran tetap.
Apa perbedaan vektor dan raster untuk QR code?
Vektor (SVG, PDF) menyimpan kode sebagai bentuk yang bisa diskalakan, sehingga tetap tajam pada ukuran berapa pun. Raster (PNG, JPEG) menyimpan grid piksel tetap — perbesar melebihi resolusi aslinya dan hasilnya buram, yang bisa menyebabkan kegagalan pindai pada cetakan besar.
Mana yang lebih baik untuk cetak, SVG atau PDF?
Keduanya vektor dan skalanya identik. PDF adalah format yang biasanya diharapkan percetakan secara default. SVG lebih umum untuk alur kerja web dan software desain. Ekspor keduanya jika Anda tidak yakin format mana yang diinginkan tempat cetak Anda.
Kapan sebenarnya PNG jadi pilihan yang tepat?
Untuk apa pun yang tetap di layar pada ukuran tetap yang sudah diketahui — penggunaan sekitar favicon situs web, tanda tangan email, unggahan media sosial. Jangan pernah pakai PNG untuk apa pun yang akan dicetak atau diubah ukurannya.
Apakah format file memengaruhi seberapa baik QR code terbaca?
Tidak secara langsung — yang penting untuk pemindaian adalah kontras dan ukuran relatif terhadap jarak. Tapi file raster yang diperbesar melebihi resolusi aslinya bisa menimbulkan blur yang secara tidak langsung menyebabkan kegagalan pindai, yang sepenuhnya dihindari format vektor.

Intinya: vektor (SVG/PDF) untuk cetak, raster (PNG) hanya untuk penggunaan layar ukuran tetap — itulah seluruh keputusannya. Siap mengekspor satu? Buka editor atau jelajahi lebih banyak panduan QR.